Selasa, 04 Juni 2013

Mungkin Nanti ...




Kau ... seseorang yg bisa menarik perhatianku.
Dalam lubuk hati ini, aku seperti tidak asing saat melihat wajahmu.
Kau ... Mengingatkan ku pada seseorang yg ingin kulupakan.
Sosokmu memunculkan perasaan yg ingin ku kubur dalam dalam.
Kenapa ???
Kenapa harus ..................
Kenapa sosokmu seperti dia yg ingin kulupakan.
Aku mencoba meyakinkan diriku, mungkin aku hanya sekedar suka.
Mungkin kau tidaklah sama dgn “dia” dimasa laluku.
Mungkin aku hanya berhalusinasi yg mengidentikkan kau dgn dia.
Berkali kali aku yakinkan itu.

Tapi ..... semakin hari, ada perasaan yg membuatku penasaran.
Mencoba kepo tentang dirimu.
Semakin aku mengenalmu, semakin aku takut.
Aku takut jika perasaan ini lebih dari sekedar suka.
Aku takut jika harus terjatuh dlm harapan yg akan menusukku.
Maybe i’m  fallin in love ? again ?
Ketika kau menyadari sinyal dariku, kau menjauh.
Seakan mengabaikan. Acuh... Lebih tepatnya seperti itu.
Tak heran lagi bagiku.
Karna aku pernah mengalami seperti ini.
Ketika harus terjatuh dlm lubang yg sama.

Hingga akhirnya hadirlah sesosok bidadari yg mampu membuatmu terpikat.
 Namun bidadari itu telah mempunyai sayap belahan jiwanya.
Dan kaupun tau akan itu.
Tapi kau membiarkan perasaanmu sendiri terluka.
Demi sang bidadari !!!!!
Tidakkah kau sadari ? kenapa kau bodoh !
Mungkin aku yg lebih bodoh karna menyukai seseorang sepertimu.
Seseorang yg hanyut dlm harapan dari seorang bidadari.
Aku benci....
Tapi aku juga peduli padamu.
Kenapa kau tega membuat perasaanmu seperti itu.

Kenapa bukan aku ? dlm serpihan hatiku ada pertanyaan seperti itu.
Aku tau dan sadar .. Aku sangat tidak sempurna.
Apalah arti diriku jika dibandingkan dgn sosok bidadari yg sempurna seperti dia.
Aku hanya helaian kapas yg tak bermakna apapun dimatamu.
Helaian kapas yg tertiup angin , kotor , dan tak tentu arah.

Hingga suatu hari...
Ketika aku terpuruk, hadirlah sesosok malaikat tanpa sayap.
Malaikat tersebut mampu membuat aku menjadi terasa sempurna.
Dia  membisikkan kata , dan menghapus semua sesalku.
Mungkin .....
Tuhan telah mentakdirkan aku dgn dia.
Seseorang yg mampu membuatku merasa lebih berarti.
Seseorang yg mampu membuatku bahagia.

Dia yg mengajariku banyak hal.
Dia yg bisa mengubah diriku menjadi lebih bersabar.
Entah dgn sihir apa dia selalu memberikan kehangatan.
Dan memberiku motivasi.
Bahagia itu sederhana .. :)
Ketika melihatnya tersenyum sudah menjadi bahagia untukku.

Aku berjanji pada diriku sendiri.
Aku ingin berubah menjadi sesosok kupu kupu mungil.
Kupu kupu yg membuat banyak orang bahagia.
Kuku kupu yg membuat banyak orang tersenyum.
Dan aku ingin terbang bebas di atas hembusan angin yg beratapkan awan teduh.
Menikmati hidup.

Aku ingin hatiku menjadi secantik bidadari.
Biarlah rupaku ini buruk rupa.
Aku tidak ingin bodoh.
Mencintai seseorang yg bodoh seperti dulu !
Aku takkan membiarkan diriku terjatuh kembali dlm lubang yg sama untuk yg ketiga kalinya.

Dan mungkin bila nanti
Jika suatu hari kita bertemu lagi.
Satu pintaku jangan kau coba tanyakan kembali
Rasa yg aku tinggal mati dan ku hancurkan dalam kenangan yg ingin kubuang.
Seperti hari kemarin saat aku mengejarmu ......